Hari-hari ini banyak yang "mendewakan" hamba Tuhan, dan menjadikan itu sebagai pusat nya
Seolah-olah Yesus dijadikan nomor kedua. Dan apapun yang dikatakan oleh "hamba Tuhan" itu dibenarkan semua, yang sebenarnya dia ajarkan kadang-kadang atau diluar firman Tuhan seharusnya.
Berharaplah kepada Tuhan, bukan manusia.
Fokusnya FIRMAN TUHAN
Yang perlu diperhatikan, yang mengubahkan itu tetap utamanya adalah "Kebenaran firman Tuhan" itu, hamba Tuhan hanya sebagai alat
Banyak kejadian yang ketika hamba Tuhan jatuh, lalu kecewa, kepahitan dan meninggalkan Tuhan.
Jadi jika sikap hati yang benar adalah,
1. Utamakan tetap Tuhan Yesus,
2. Tetap doakan hamba Tuhan itu, kalau memang sudah jatuh. Dan doakan juga hamba TUHAN yang banyak diluar sana yang selalu memberitakan Kebenaran Tuhan agar tidak jatuh didalam dosa.
3. Kita selalu butuh Tuhan, bukan Tuhan yang butuh kita, Dia bisa memilih siapapun untuk menyampaikan KebenaranNya
Kita bisa belajar dari orang ber "Karunia" di Alkitab juga, seperti
Kisah Simson, Tuhan bisa memakai kapan saja...dia dikasih "Karunia" tapi perbuatannya tidak searah.
Kisah Daud, yang luar biasa dari masa muda menjaga domba-domba nya, mengalahkan Goliath, tapi ketika puncak berkat" yang Tuhan KASIH, Daud jatuh ketika melihat Betsyeba, dan jatuh dalam dosa.
Komentar
Posting Komentar